SUPARDI (1999) INFARK MIOKARD AKUT (IMA) PADA POPULASI PENDIDIK DAN NON PENDIDIK AKIBAT PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK). S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Halaman Judul.pdf
Download (134kB)
Abstract.pdf
Download (25kB)
Bab I.pdf
Download (91kB)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (453kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (69kB)
Abstract
Angka mortalitas penyakit kardiovaskuler di Indonesia kini menduduki urutan pertama dan merupakan 16 % dari penyebab kematian. Penyakit jantung koroner (PJK) adalah sebuah kelainan jantung akibat gangguan keseimbangan oksigenasi dan perfusi otot jantung. Infark miokard akut (IMA) adalah nekrosis miokard akibat aliran darah ke otot jantung terhenti. Pendidik adalah orang-orang yang terlibat secara langsung dalam proses belajar mengajar. Non pendidik adalah orang-orang yang tidak terkait secara langsung atau tidak terkait sama sekali dengan proses belajar mengajar. Pada penelitian penyakit jantung dan pembuluh darah pada 391 guru SMAN di
Kotamadya Surabaya didapatkan 21 penderita PJK (5,4%) dan 11 diantaranya juga menderita IMA (52,4%). Hasil Penelitian PJK pada 1.719 karyawan ARCO Indonesia didapatkan 28 karyawan menderita PJK (1,6%) dan 7 diantaranya juga menderita IMA (25%). Ada perbedaan yang bermakna antara angka kejadian PJK pada pendidik dengan non pendidik dan angka kejadian IMA pada penderita PJK tersebut. Karena angka kejadian PJK cukup tinggi pada pendidik, perlu deteksi dini pada pend.dik, dengan melakukan kontrol kesehatan rutin tiap tahun, dan melakukan upaya pencegahan dengan mengadakan penyuluhan tentang PJK pada instansi yang terkait dengan pendidikan.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Divisions: | Fakultas Kedokteran > Kedokteran S1 |
Depositing User: | Unnamed user with email robi@umy.ac.id |
Date Deposited: | 31 Jan 2022 07:55 |
Last Modified: | 31 Jan 2022 07:55 |
URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/24818 |