Aulia Dalila (2012) EFEK ANTIJAMUR EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP Candida albicans. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA.
|
Text (Halaman Pengesahan)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (149kB) |
|
|
Text (Halaman Judul)
HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf Restricted to Repository staff only Download (492kB) |
|
|
Text (Bab I)
BAB I.pdf Download (682kB) |
|
|
Text (Bab II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (Bab III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (Bab IV)
BAB IV.pdf Download (647kB) |
|
|
Text (Bab V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (101kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (317kB) |
Abstract
Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak dapat diperoleh di sekitar kita seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk obat tradisional adalah biji pepaya. biji pepaya mempunyai potensi yang cukup besar karena mempunyai sifat sebagai obat masuk angin, cacingan, dan didalamnya mengandung minyak dan protein tinggi. Minyak biji pepaya yang berwarna kuning mengandung 71,60% asam oleat, 15,13% asam palmitat, 7,68% asam linoleat, 3,60% asam stearat, dan asam-asam lemak lain dalam jurnlah relatif sedikit terbatas. Selain asam lemak, terkandung glucoside cacirin dan carpain dalam biji pepaya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dilaksanakan pada November 2010 di Laboratiorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogykarta. Subyek penelitian yang digunakan adalah biji pepaya (Carica papaya L.) yang diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dengan jamur uji Candida albicans A / MIKR — KH/X2010. Pengukuran efek antijamur ditentukan dengan metode dilusi menentukan Kadar Hambat Minimal (KHM) dan Kadar Bunuh Minimal (KBM). Penelitian ini, membuktikan bahwa biji pepaya (Carica papaya L) memiliki efek antijamur terhadap Candida albicans dengan kosentrasi KHM 0,520% dan KBM 0,841%.
Vats. Wiurie; • Antiiamiir hiii nPrinvn_ Candidly alhiranc. KHWICRIVI
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Profesi Dokter Gigi |
| Depositing User: | Unnamed user with email kurniawan@umy.ac.id |
| Date Deposited: | 23 Apr 2022 06:30 |
| Last Modified: | 23 Apr 2022 06:30 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/30876 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
