EDWIN NORMASNYAH (2018) EVALUASI TEBAL PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE TITLE MANUAL DESAIN PERKERASAN 2013 DAN ASPHALT INSTITUTE 1991 DENGAN PROGRAM KENPAVE. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA.
HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
HALAMAN JUDUL.pdf
Download (2MB)
ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (547kB)
BAB I.pdf
Download (927kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10MB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (430kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (632kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (948kB)
Abstract
ABSTRAK
Perkembangan infrastruktur jalan merupakan fasilitas penting dalam
perkembangan sistem transportasi nasional sehingga dapat meningkatkan
pertumbuhan ekonomi pada suatu Negara. Jalan Tempel-Pakem terletak di
Kabupaten Sleman, Yogyakarta merupakan jalan lalu lintas yang memiliki arus
lalu lintas kendaraan berat yang tinggi, karena merupakan jalan alternatif yang
menghubungkan provinsi Yogyakarta dengan Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini
dilakukan untuk merencanakan tebal perkerasan dan mengevaluasi kemampuan
jalan ketika mengalami retak lelah dan alur akibat beban lalu lintas pada Ruas Jalan
Tempel-Pakem. Dalam merencanakan tebal perkerasan menggunakan metode
Manual Desain Perkerasan 2013 dan metode Asphalt Institute 1991 serta dievaluasi
menggunakan program Kenpave.
Berdasarkan hasil perhitungan tebal lapis perkerasan menggunakan metode
Manual Desain Perkerasan 2013 didapatkan lapis permukaan 4 cm (AC-WO), lapis
permukaan 13,5 cm (AC-BC), lapis pondasi atas 15 cm (CTB) dan lapis pondasi
bawah 15 cm (LPA Kelas A). Untuk metode Asphalt Institute 1991 didapatkan lapis
permukaan 10 cm (Laston MS 744), lapis pondasi atas 15 cm (Untreated Aggregate
Base), dan lapis pondasi bawah 15 cm (Untreated Aggregate Base). Hasil evaluasi
program Kenpave didapatkan pada metode Manual Desain Perkerasan 2013
memiliki nilai untuk retak lelah (Nf) sebesar 1.523.689,174 ESAL dan untuk retak
alur (Nd) sebesar 2.120.504,247 ESAL lebih kecil dari nilai beban rencana (Nr)
13.374.491,14 ESAL, sedangkan pada metode Asphalt Institute memiliki nilai
untuk retak lelah (Nf) sebesar 42.569,280 lebih kecil dari nilai beban rencana (Nr)
dan untuk retak alur (Nd) sebesar 246.823,076 ESAL lebih kecil dari nilai beban
rencana (Nr) 316692,908 ESAL. Dapat disimpulkan bahwa hasil tebal perkerasan
yang dianalisis menggunakan metode Manual Desain Perkerasan 2013 dan metode
Asphalt Institute 1991 mampu menahan beban lalu lintas selama umur rencana
perkerasan jalan.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil S1 |
Depositing User: | Editor Perpus |
Date Deposited: | 27 Jun 2022 02:25 |
Last Modified: | 27 Jun 2022 02:25 |
URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/32614 |