ARYA MUHAMMAD ARIF (2022) PERHITUNGAN LAJU EROSI PADA DAS WADUK BATUJAI DENGAN MODEL ARCSWAT. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
![]() |
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (4MB) |
![]() |
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (724kB) |
![]() |
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (511kB) |
![]() |
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (849kB) |
![]() |
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
![]() |
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
![]() |
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) |
![]() |
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (377kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (745kB) |
![]() |
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (11MB) |
![]() |
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
![]() |
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (31MB) |
Abstract
Erosi merupakan proses terangkatnya tanah dan bebatuan oleh angin dan air sehingga iklim di sekitamya sangat berpengaruh. Erosi dapat merusak lingkungan, salah satunya menyebabkan menumpuknya sedimen di waduk atau tampungan air. DAS Waduk Batujai mengalami tingkat laju erosi lahan yang tinggi schingga mengurangi umur rencana Waduk Batujai. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis laju erosi yang terjadi di DAS Waduk Batujai sebagai acuan untuk di tindak lanjuti. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode Soil and Waler Assessment Tool (SWAT) dengan memodelkan land use DAS Waduk Batujai dengan tahun yang berbeda yaitu 2010 dan 2020 dengan iklim tahun 2010 dan 2020 dan tanah yang sama Permodelan SWAT DAS Waduk Batujai memiliki 31 subdas. Hasil yang didapatkan merupakan limpasan permukaan dan sedimen akibat dari laju erosi menggunakan iklim 2010 yaitu scbcsar 311.42 mm dan 2729.2 ton/ha pada land use 2010 dan 311.48 mm dan 2177.9 ton/ha pada land use 2020. Pada iklim 2020, dihasilkan limpasan permukaan dan sedimen akibat dari laju erosi sebesar 187.51 mm dan 2222.77 ton/ha pada land use 2010 dan 187.31 mm dan 2001.88 ton/ha pada land use 2020. Hasil tersebut menggambarkan bahwa perubahan land use berpengaruh pada laju erosi angkutan lahan.
Dosen Pembimbing: | NURSETIAWAN, IR., S.T., M.T., PH.D. | NIDN0412047101 |
---|---|
Item Type: | Thesis (S1) |
Uncontrolled Keywords: | Batujai, land use, erosion, SWAT, sediment |
Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil |
Depositing User: | M. Erdiansyah |
Date Deposited: | 18 Dec 2023 07:10 |
Last Modified: | 18 Dec 2023 07:10 |
URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/35835 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |