NAFTALINA DESTIKASARI (2013) PENGARUH LAMA PERENDAMAN EKSTRAK BUAH PARE (MOMORDICA CHARANTIA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS PADA RESIN AKRILIK. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
![]() |
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (246kB) |
![]() |
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (66kB) |
![]() |
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (208kB) |
![]() |
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (91kB) |
![]() |
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (73kB) |
![]() |
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (36kB) |
![]() |
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (717kB) |
Abstract
Tanaman yang sering digunakan sebagai obat tradisional adalah buah pare (Momordica charantia L.). Buah pare mengandung flavanoidfixed oil, glyco ide (momordin dan charantin), alkaloid (momordicine), hydroxytryptamine, vitamin A, B, dan C,. Kandungan tersebut bermanfaat sebagai bahan antiseptik, antifungi dan membantu mencegah perkembangbiakan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh lama perendaman ekstrak buah pare (Momordica charantia L.) dengan lama perendaman 6 jam, 8 jam, 10 jam terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans pada resin akrilik. Penelitian ini menggunakan 30 cakram resin akrilik heat cure dengan diameter lOmm dan ketebalan 2mm. Resin akrilik tersebut direndam kedalam suspensi Candida albican 108 CFU/ML selama 24 jam dengan suhu 37 °, kemudian dibagi menjadi 3 kelompok, masing-masing 10 cakram. Setelah itu direndam kedalam ekstrak buah pare (Momordica charantia L.) selama 6 jam, 8 jam, 10 jam pada suhu kamar. Dilakukan pengenceran berseri 103 CFU/ML, setelah dilakukan pengenceran berseri kemudian diambil 0,1 ml dan ditanam kedalam media agar sabouraud dan diinkubasi selama 48 jam dalam suhu 37 °. Dilakukan penghitungan angka jamur dan data yang diperoleh di analisis menggunakan Anova satu jalur dan po t hoc.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna pada ekstrak buah pare (Momordica charantia L.) dengan lama perendaman 6 jam, 8 jam, 10 jam terhadap pertumbuhan Candida albican (p>0.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh terhadap lama perendaman dengan penurunan angka jamur pada masing-masing lama perendaman ekstrak buah pare (Momordica charantia L), penurunan angka jamur Candida albican tertinggi dan daya hambat terbesar ditunjukan oleh ekstrak buah pare (Momordica charantia L.) dengan lama perendaman 8 jam yaitu sebesar 0,410 (p>0,05).
Kata kunci : Buah Pare (Momordica charantia L.), Candida albican , Resin akrilik.
Dosen Pembimbing: | DRG. HASTORO PINTADI, SP. PROS and DRG. BAYU ANANDA | NIDN0512026802, NIDN0529118201 |
---|---|
Item Type: | Thesis (S1) |
Uncontrolled Keywords: | BUAH PARE (MOMORDICA CHARANTIA L.), CANDIDA ALBICANS, RESIN AKRILIK |
Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi |
Depositing User: | Unnamed user with email robi@umy.ac.id |
Date Deposited: | 24 Jun 2022 07:32 |
Last Modified: | 24 Jun 2022 07:32 |
URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/13882 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |